Rabu, 03 Desember 2014

Penderita Diabetes harus sering melakukan perawatan Gigi dan Mulut


Gigi dan mulut sangat berperan di dalam melakukan aktifitas tentunya jika kita berhadapan dengan orang lain,sudah pastinya kita tidak akan percaya diri jika kondisi dalam gigi kita tidak sehat. Estetika gigi juga mempengaruhi kita untuk menunjang karier pekerjaan kita. seperti yang diketahui sekarang, bagi sebagian orang yang ingin memasuki pendidikan militer ataupun pendidikan yang mempertimbangkan kesehatan gigi dan mulut maka harus ada dilakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut.

Dan jika kita sudah mengalami gangguan kesehatan gigi dan mulut, maka sudah pasti mengganggu aktivitas anda. Masalah gigi dan mulut memang bisa dialami siapa saja. Namun, khususnya bagi penyandang diabetes, perlu ada perhatian lebih untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut karena risiko terjadinya masalah gusi lebih besar.

Pada pasien diabetes, terjadi perubahan oral seperti mulut kering, sensasi mulut terbakar, risiko karies (gigi berlubang) meningkat, serta terjadi perubahan pada gusi dan jaringan periodontal (penyangga gigi). Risiko ini lebih tinggi pada orang dengan kadar gula darah yang tidak terkontrol. Pada pasien diabetes, sirkulasi gula darah kurang baik hingga jaringan gusi lebih rentan infeksi. Apalagi diabetes bikin imunitas turun hingga rentan infeksi.

Kadar glukosa tinggi dalam liur mendorong pertumbuhan bakteri yang menyebabkan penyakit gusi. Akibatnya, mereka lebih rentan mengalami pembengkakan di bagian belakang kiki atau ada abses (bisul gigi yang bisa bermanifestasi menjadi nanah).

Orang diabetes yang tidak terkontrol gula darahnya, kondisi gusi dan tulang gigi gampang rusak dan bengkak. Kalau dilihat di rontgen tulang yang harusnya putih justru kelihatan hitam karena tulang rusak hingga giginya goyang dan lepas tiba-tiba.

penderita penyakit diabetes lebih rutin kontrol ke dokter gigi, lebih sering misalnya 3 bulan sekali untuk membersihkan karang gigi tidak apa-apa. Lalu, sikat gigi minimal dua kali, sehabis sarapan dan sebelum tidur.

Saat menyikat gigi, jangan terlalu keras. Sebetulnya semua orang juga nggak boleh menyikat gigi terlalu keras karena bisa memicu abrasi gusi. Sikatnya nggak harus bulu yang lebih lembut, tapi usahakan mengecil di ujungnya. Jangan lupa konsultasikan masalah gigi dan mulut dengan dokter internisnya. Agen Alat kesehatan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar